Selasa, 04 Desember 2012

8 Fitur Unggulan iPhone 5


Jakarta- iPhone 5 resmi diluncurkan Apple di San Francisco, Amerika Serikat. Smartphone ini tampak lebih besar dibanding pendahulunya dan berukuran lebih ramping sehingga diklaim sebagai ponsel tertipis di dunia.

Apple menyertakan beberapa fitur baru di iPhone 5 yang tidak terdapat di iPhone 4S ataupun iPhone generasi sebelumnya. Baik di sektor hardware maupun update di sisi software.

Fitur apa saja yang diunggulkan Apple di iPhone generasi terbaru itu? Berikut di antaranya yangdetikINETkutip dariTechRadar, Kamis (13/9/2012).

1. Layar

Seperti dugaan banyak analis, iPhone 5 punya layar lebih lega seukuran 4 inch. Lebih besar dibandingkan iPhone pendahulunya yang hanya memiliki layar 3,5 inch.

Teknologi layar yang digunakan masih sama, yaitu Retina Display dengan resolusi 1.136 x 640 pixel dan aspek rasio 16 x 9. Sedangkan kepadatan pixelnya adalah 326ppi (pixel per inch).

Dengan layar lebih luas, tampilan menu aplikasi di iPhone 5 terdiri dari lima baris. Apple juga menyatakan aplikasi lama yang didesain untuk layar 3,5 inch di iPhone lama, akan dapat berjalan mulus di iPhone 5.

2. Bodi Super Langsing

Bodi iPhone 5 sangat tipis, hanya setebal 7,6 mm dan berat 112 gram. Ukuran ini 20% kebih ringan dan 18% lebih tipis dibandingkan iPhone 4S. Sedangkan material pembuatannya dari alumunium dan kaca.

Secara keseluruhan, desain iPhone 5 tidak begitu jauh berbeda dari iPhone 4S. Penempatan tombol-tombolnya pun kelihatan sama saja. Hanya ukurannya yang lebih tipis dan layar lebih besar.

Apple akan menjualnya dalam dua pilihan warna, yaitu hitam dan putih. iPhone 5 rencananya akan mulai dipasarkan pada tanggal 21 September, pertama kali di Amerika Serikat.

3. 'Otak' Baru

Prosesor A6 menjadi 'otak baru' di iPhone 5. Apple mengklaim bahwa prosesor A6 punya CPU dua kali lebih cepat dan kemampuan grafis dua kali lebih hebat dibandingkan prosesor A5. Sedangkan ukurannya lebih kecil 22%.

Prosesor ini juga diklaim membuat baterai iPhone 5 menjadi lebih awet ketimbang iPhone 4S. A6 dibuat dengan proses manufaktur 32mm dan berbasis desain dual core ARM Cortex A15.

4. Kamera Lebih Gesit

iPhone 5 memakai kamera beresolusi 8 megapixel, sama seperti iPhone 4S. Namun beberapa kemampuan baru disertakan, seperti bisa menjepret foto panorama resolusi 28 megapixel.

Kamera iPhone 5 juga dinyatakan mampu menjepret foto dengan kualitas lebih baik dalam situasi minim cahaya. Soal pengambilan foto, kamera ini diklaim dapat menjepret 40% lebih cepat.

Adapun kamera depan iPhone 5 ditingkatkan kemampuannya. Sekarang, pengguna bisa melakukan panggilan video definisi tinggi 720 melalui layanan FaceTime.

5. Konektivitas 4G LTE

Sesuai prediksi, iPhone untuk pertama kalinya punya konektivitas 4G LTE (Long Term Evolution). Tidak istimewa memang karena sudah banyak ponsel pesaing mempunyai fitur yang sama sejak lama.

Dengan LTE, pengguna bisa menikmati kecepatan download sampai ratusan Mbps. Tentunya tergantung layanan yang disediakan oleh operator telekomunikasi.

Apple bekerja sama dengan para operator di berbagai belahan dunia untuk memastikan konektvitas 4G LTE ini dapat berjalan dengan baik di berbagai negara yang menjadi sasaran penjualan iPhone 5.

6. Sistem Operasi iOS 6

Sistem operasi iOS 6 menjadi sarana pengoperasian iPhone 5. iOS 6 punya cukup banyak pembaharuan, seperti peta 3 dimensi yang mendetail dan integrasi mendalam dengan situs jejaring Facebook.

Di iOS 6, browser Safari kini punya mode fullscreen. Ada juga fitur bernama Passbook, aplikasi untuk mengorganisir tiket elektronik atau kupon elektronik secara mudah.

7. Konektor Lightning

Untuk pertama kalinya dalam sejarah iPhone, Apple mendesain ulang konektornya. Kini, namanya adalah Lightning yang ukurannya 80% lebih kecil dibanding sebelumnya. Warnanya tetap putih, warna khas aksesoris Apple.

Perubahan ini memang sudah banyak dirumorkan. Lightning diklaim dapat melakukan sync iPhone 5 ke komputer lebih cepat dibanding konektor 30 pin pendahulunya.

8. Baterai Lebih Awet

Apple mengklaim iPhone 5 lebih awet baterainya jika dibandingkan saudara tuanya, iPhone 4S. Handset ini dinyatakan mampu bertahan 8 jam untuk berbicara dan mengakses web via jaringan 3G.

Kemudian di jaringan 4G, iPhone 5 dapat bertahan sekitar 8 jam untuk menjelajah internet. Di konektivitas WiFi, ia dapat digunakan kurang lebih selama 10 jam.

Notebook Vs Tablet, Mana yang Anda Pilih untuk Pekerjaan Kantor?


Sebuah notebook diciptakan untuk memudahkan pekerjaan. Dengan sebuah laptop, Anda bisa mengerjakan pekerjaan kantor di luar ruangan. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, terciptalah sebuah tablet.
Tingkat penjualan tablet pun mengalami tren positif dari waktu ke waktu. Bahkan beberapa vendor pun terpaksa membatasi jumlah produksi netbook yang merupakan versi mini notebook. Namun, apakah sebuah tablet sudah mampu menggantikan laptop untuk pekerjaan kantor? Terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan.
Mobilitas
Dari segi mobilitas, tentunya tablet memiliki kemudahan dibandingkan dengan sebuah laptop. Sebuah laptop biasanya memiliki bobot lebih dari 1,5 kg. Tentunya hal ini akan cukup membebani Anda. Sedangkan sebuah tablet,  kebanyakan memiliki berat tak kurang dari 1kg.
Kemudahan Pemakaian
Layar sentuh pada tablet bagi sebagian besar orang akan cukup sulit digunakan. Terlebih bagi Anda yang terbiasa memakai sebuah keyboard. Namun, terdapat beberapa tablet yang sudah hadir dengan docking keyboard. Selain itu, Anda pun bisa membeli aksesoris tambahan berupa wireless keyboard yang beberapa di antaranya sudah kompatibel dengan tablet Android.
Selanjutnya, yang biasa diperhatikan adalah kapasitas penyimpanan. Dari sini, notebook jelas lebih unggul dengan kapasitas penyimpanan yang lebih besar. Sedangkan tablet biasanya hadir dengan memori internal yang sangat terbatas. Namun, seiring dengan adanya teknologi cloud computing, Anda pun bisa menutup kekurangan tersebut.
Untuk masalah software pun nampaknya tablet tidak terlalu kesulitan untuk memperoleh aplikasi pendukung. Di platform iOS dan Android, sudah tersedia beberapa program yang berasal dari versi notebook. Di antaranya adalah aplikasi office, aplikasi edit foto, edit video dan lain-lain.
Harga
Dari segi harga, tablet Android bisa diperoleh dengan harga yang sangat murah. Anda bisa menemukan berbagai jenis tablet Android yang berkisar dari harga 1 jutaan ataupun tablet high end dengan harga di atas 5 juta. Sementara itu, iPad dijual dengan harga yang setara dengan tablet Android high end. Pun demikian dengan tablet Windows yang kebanyakan masih dijual dengan harga mahal.
Sedangkan dengan harga yang sama, sebuah laptop bisa menghadirkan spesifikasi yang lebih bagus. Misalkan, dengan uang sebesar 3 juta rupiah, Anda bisa memilih laptop yang memiliki prosesor dual core serta layar 14 inci. Sedangkan untuk tablet, dengan harga yang sama Anda hanya akan memperoleh layar 7 inci dengan prosesor dual core.
Kesimpulan
Dari tiga poin di atas, sebuah tablet memang mampu menawarkan performa yang bisa digunakan untuk berbagai jenis pekerjaan kantor. Namun, untuk melakukannya, Anda nampaknya harus memilih sebuah tablet dengan spesifikasi yang tinggi, terutama untuk pekerjaan kelas berat. Sedangkan kalau Anda berbudget rendah, nampaknya notebook adalah pilihan yang bijak.

Blackberry VS Laptop


Ada begitu banyak orang yang mengatakan bahwa menggunakan blackberry ok karena lebih hemat, dengan tarif tertentu bisa chatting, browsing, dan lain-lain sampai sepuasnya. Selain itu didalamblackberry sendiri ada menu-menu yang tak dimiliki oleh handphone lainnya, microsoft office misalnya, dan sebagainya.
Laptop
            Sebaliknya, ada begitu banyak orang yang mengatakan bahwa daripada menggunakan blackberryalangkah lebih baiknya jika membeli laptop, karena dilihat dari sisi harga blackberry dan laptop itu sendiri. Dan tentu saja keduanya tidak bisa dibandingkan begitu saja, semuanya tergantung dari kebutuhan masing-masing orang dan dari sudut pandang mana mereka melihatnya.
            Saya memiliki keduanya, yaitu blackberry dan laptop. Oleh karena itu, saya bisa mengatakan bahwa keduanya sama-sama ok, tergantung dari penggunaan, kebutuhan, dan sudut pandang masing-masing orang.
            Blackberry yang saya miliki mungkin tidak terlalu canggih, tetapi menurut saya, sekali pun saya dapat menggunakan seluruh fasilitas blackberry yang saya miliki, saya tetap memerlukan yang namanyalaptop.
Facebook
            Misalnya saja untuk melihat facebook, saya suka jika di profile facebook saya terlihat rapi menurut ukuran saya dan hal itu tidak akan bisa dilihat dengan jelas ketika saya menggunakan blackberry, jadi saya harus online dengan menggunakan laptop agar saya bisa melihat keseluruhan dari tampilan facebook saya. Selain itu, ada begitu banyak informasi yang ternyata tidak bisa saya lihat ketika saya menggunakanblackberry, misalnya saja iklan-iklan yang tampil di sisi kanan facebook, yang kadangkala dapat memberikan informasi yang baik.
            Perbedaan yang nampak jelas adalah layar blackberry dan laptop saja sudah berbeda, yang satu kecil dan yang satu lagi ‘layar lebar’, jadi kalau melihat melalui tampilan laptop, maka rasanya lebih ‘lega’.
            Demikian juga kita selama hidup ini, kadangkala pandangan kita terhadap sesuatu itu hanya pada sisi di layar yang sempit, seperti pada layar blackberry yang sangat terbatas, tak semuanya bisa tampak dengan jelas.
            Misalnya saja cara pandang terhadap seseorang, kalau menurut kita orang itu mbencekno, maka apa pun yang dia lakukan, bagi kita ya sudah mbencekno itu, tidak ada yang lain, kecuali mbencekno. Sebaliknya kalau kita sedang mengagumi seseorang, maka yang kita lihat dari seseorang itu adalah sisi yang baik, menyenangkan, pokoknya yang asyik-asyik saja, sampai-sampai ‘melupakan’ bahwa setiap hal itu ada sisi negatif dan pasti punya sisi positif juga.
            Pandangan yang demikian bisa saya katakan sebagai pandangan yang tidak adil. Pastinya tidak adil bagi yang ‘dipandang’, khususnya bagi orang yang sudah dipandang buruk, karena hal itu pastinya tidak menyenangkan sekali: diremehkan, tidak dihormati, tidak dihargai, hanya dipandang sebelah mata. Menjadi sulit baginya untuk membuktikan bahwa dia punya potensi yang layak untuk dipandang oleh seluruh mata kita dan mungkin layak untuk mendapatkan standing applause.
Pemandangan
            Alangkah baiknya jika kita memiliki pandangan yang lebih luas, tidak hanya seluas layar laptop, tetapi seluas-luasnya (jika bisa sebagaimana Bapa kita di surga memandang segala sesuatu nya, demikian pula sebaiknya kita punya pandangan yang sama seperti pandangan Bapa kita itu). Jadi kita tidak mudah menghakimi orang lain.
            Alkitab mengatakan “sebagaimana kamu memperlakukan orang lain, maka kamu akan diperlakukan demikian juga”.
            Saya tidak berhak untuk menghakimi siapa pun juga dalam hal ini, tetapi mungkin saja orang-orang yang mendapatkan bad images dari orang lain itu adalah orang-orang yang memang selalu memiliki bad images tentang orang lain, karena realitanya hukum tabur tuai itu memang ada. Jika kita tidak bisa menghormati dan menghargai orang lain, maka jangan harapkan orang lain akan menghormati dan menghargai kita juga!
            Karenanya ada pepatah mengatakan “jangan mengatakan isi buku berdasarkan dari cover depan buku itu!”, maksudnya adalah jangan menghakimi sesuatu hanya dari penampilan tampak luarnya saja. Jangan menghakimi sesuatu dari kulit luarnya saja! Karena kita tidak pernah tahu jika kita tidak menelusuri secara keseluruhan. Dan jika memang diharuskan, alangkah baiknya jika kita bisa memberikan pendapat yang positif tentang sesuatu itu sebelum benar-benar melihat isi secara keseluruhan. Kalau pun kita menemukan sesuatu yang buruk, maka bukan berarti di kemudian hari ia tetap akan buruk.
            Misalnya saja penjual apel, yang baru saja apelnya kita beli, pada saat itu mungkin kita menemukan apel yang busuk yang kita beli, tetapi belum tentu di kemudian hari, ia akan kembali menjual apel yang busuk pada kita. Tetapi sebaliknya jika memang demikian realita yang kita temui (berulang kali kita membelinya dan selalu mendapatkan yang busuk), maka kita boleh menegur atau menginformasikan kepada si penjual atau menjadi hak kita juga untuk tidak membeli kembali di tempat itu.
            Melalui artikel ini, saya hanya ingin memberikan suatu pemikiran bahwa alangkah baiknya jika kita bisa memiliki pikiran yang positif terhadap segala sesuatu, memberikan kesempatan bagi setiap hal untuk bisa menjadi lebih baik (walau pun pada satu titik tertentu kesempatan itu pasti tidak bisa diberikan lagi), dan jangan menghakimi atau memastikan tentang sesuatu sebelum kita pun akhirnya dihakimi oleh orang lain.
            Kita sebagai anak-anak Tuhan tentunya ingin menjadi pribadi yang menyenangkan, yang baik, dan sempurna, tetapi untuk menjadi pribadi yang demikian tentunya diperlukan usaha untuk memperbaiki setiap aspek karakter dan sifat yang ada didalam diri kita. Dan jangan lupa bahwa semuanya perlu waktu dan kesabaran yang luar biasa!
            Saya berharap dari artikel ini, ada pemikiran-pemikiran yang baru yang boleh diubahkan. Karena bersama Tuhan, tidak ada sesuatu tidak ada yang tidak mungkin. Kita semua pasti bisa menjadi pribadi yang lebih baik, dan percayalah bahwa di sekitar kita ada orang-orang yang baik yang sudah Tuhan tempatkan bagi kita.